Akhir-akhir ini badan saya sering dipenuhi bengkak-bengkak merah seperti habis terkena gigitan nyamuk, bedanya kalau gigitan nyamuk biasanya sich suka sebentar kemudian hilang, tapi yang ini beda, bengkak/bentol merah ini menyebar, mulai dari kaki, tangan sampai ke leher saya, dan yang lebih parahnya lagi rasa gatalnya itu sangat menyiksa. Terkadang tanpa saya sadari tangan saya mulai menggaruk bagian yang gatal dan tidak jarang bagian yang gatal itu pun menjadi luka kemudian berdarah. Siallll…..bener-bener nggak ada indah-indahnya kalau melihat keadaan kaki saya saat itu. Apalagi untuk wanita, ini serasa mimpi buruk!!!
Awalnya Bunda saya beranggapan bahwa saya alergi terhadap makanan yaitu udang karena hanya saya saja yang mendapat bentol-bentol laknat ituh, sedangkan anggota keluarga yang lain tidak. Okay, untuk sementara saya berpikir, “mungkin nich gara-gara kebanyakan makan udang kali yaa…” akhirnya saya pun mulai berhenti mengkonsumsi udang. Sedieeh…karena saya suka udang..hiks
Tapi yang namanya bentol-bentol ini tidak jua kunjung hilang, saya strees, gundah gulana, semakin hari keadaan saya malah makin parah, bentok-bentol itu sudah mulai naik ke betis, paha dan pergelangan tangan saya. Saya tidak bisa menahan rasa gatalnya akibatnya ya saya garuk saja sehingga keadaan kaki saya tampak semakin mengerikan. Saya bingung, rasanya ini bukanlah akibat alergi makanan karena tidak jarang saya merasa ada yang menggigit saya, tapi masalahnya saya tidak melihat binatang yang menggigit saya itu. Akhirnya hari itu datang juga, suatu ketika saya merasakan perih pada bagian kaki saya dan AKHIRNYA…..saya melihat ada sesosok makhluk kecil hitam sedang bertengger dengan indahnya di sana, tampaknya ialah sumber dari masalah saya selama ini. Saya tangkap, ternyata dia bisa lompat dan terbang, saya tangkap lagi…DAPAT….kemudian saya gencet dengan jari dengan harapan ia akan mati, ternyata tidak si makluk kecil yang menyebalkan itu tidak juga mati akhirnya saking bersemangatnya saya ambil palu kemudian saya getok. MATI….!!! Senangnya…haha akhirnya saya tahu sumber masalah saya selama ini.
Kemudian saya perhatikan bentuknya yang sudah gepeng itu, kecil, dan hitam seperti kutu, tapi masa sich saya kutuan (cemas….
) tapi kalo kutuan kenapa yang diincer malah daerah bagian tubuh seperti kaki, paha, dan pergelangan tangan?? Ketika hal itu saya ceritakan kepada Bunda, Bunda langsung mengatakan bahwa itu adalah sejenis kutu yang biasanya hinggap pada kucing…yah KUTU KUCING…sial… Okay sekarang saya sudah mengetahui bentuk dari musuh saya…yaitu KUTU KUCING. Benar, saya memelihara beberapa ekor kucing dirumah karena saya memang suka kucing (awalnya…tapi setelah kejadian ini…GAK JANJI!!!) dan benar, kucing saya itu baru saja melahirkan dan lagi-lagi benar di badan anak-anaknya terdapat banyak sekali KUTU!!! iyyakssss
Maka dimulai lah hari-hari saya yang penuh dengan perjuangan, dimulai dengan pengusiran secara masal kucing dari dalam rumah, mulai detik itu tidak ada lagi kucing yang boleh masuk ke rumah saya. Pengolesan minyak tawon yang katanya berkhasiat untuk menyembukan bekas gigitan serangga, dengan sangat rajin saya mengolesi badan saya dengan minyak tawon yang baunya…weww…jauh dari kata wangi ya(tapi demi kesembuhan apapun akan saya lakukan).
Pembersihan rumah secara besar-besaran, dalam sehari bisa sampai dua kali karpet saya vakum, rumah saya sapu dan pel, seluruh ruangan semprotkan cairan anti-serangga. Sampai mengkonsumsi air rebusan daun empedu tanah yang rasanya ampun-ampunan pahitnya…Huekkk… Kalau kata orang-orang tua sich darah saya termasuk kategori manis (bagi serangga), sehingga harus sering mengkonsumsi minuman-minuman pahit….oalaahh…nasib
Yah lumayan sich akhir-akhir ini saya merasakan gigitan si KUTUKUCING sudah mulai berkurang, sesekali saya masih bisa mendapati tiba-tiba ada kutu kucing bandel yang hinggap di badan saya, saya tangkap kemudian getok dengan palu, bukan bermaksud terlalu sadis dalam membunuh, habisnya kutu kucing itu lumayan kuat jadi gak mempan kalo cuma digencet, kalo dipites saya takut keduluan kabur dianya, makanya maen getok dengan palu kayu aja..hehe puncaknya sih tadi malam dengan berat hati saya membuang kucing beserta anak-anaknya itu jauh dari rumah…maafin aciw yah cing…
Sampai saat ini bekas gigitan kutu kucing itu masih ada, masih terasa gatal-gatal tapi gak separah dulu, perjuangan membersihkan rumah sampai saat ini masih terus berlanjut, semoga secepatnya penyakit ini hilang dan kutu kucing pada mati semua…Amin.